Asal Tangkap Lalu Aniaya❗Kelalaian PT Ekadura Indonesia EDI Rugikan Warga Lokal Kunto Darussalam
ROKANHULURIAU: Arjentv.my.id
Nasib malang menimpa Rudi, warga Kecamatan Kunto Darussalam. Ia harus menahan sakit dan berurusan dengan hukum akibat kelalaian yang sangat ceroboh dari pihak PT Ekadura Indonesia (EDI). Padahal fakta di lapangan menunjukkan Rudi sama sekali tidak mencuri hasil panen milik perusahaan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Rudi adalah tulang punggung keluarga yang sedang terdesak ekonomi. Usaha bengkel yang ia jalani sepi pengunjung, sehingga abang iparnya, Farianto, menawarkan bantuan. Farianto menyuruh Rudi mengutip berondolan sawit di ladang miliknya sendiri yang lokasinya bersebelahan dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Ekadura, untuk membantu kebutuhan hidup keluarga Rudi.
Saat itu Rudi menggunakan jalan poros yang memang sudah biasa ia pakai sebagai akses masuk menuju ladang milik iparnya. Namun tanpa pemeriksaan dan konfirmasi yang teliti, pihak keamanan PT Ekadura bersama anggota Brimob yang berjaga langsung menangkap Rudi.
Bukan ditanya atau diperiksa dengan sopan, Rudi justru dianiaya secara kejam di tempat. Pihak security perusahaan main hakim sendiri, menonjok dan memukuli Rudi tanpa belas kasihan sebelum akhirnya menyerahkannya ke Polsek Kunto Darussalam untuk diproses hukum.
Tindakan ceroboh menangkap orang sembarangan serta perlakuan kasar terhadap warga lokal ini menuai kritik tajam dari masyarakat setempat. Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya saat diwawancarai awak media mengungkapkan bahwa PT Ekadura Indonesia memang sudah lama dikenal sebagai perusahaan yang kejam dan tidak memiliki perasaan terhadap warga sekitar.
"Barang siapa yang memasuki lahan HGU PT Ekadura dan apalagi mengutip berondolannya, maka tidak ada ampun," ujar salah satu warga dengan nada kecewa. Warga menilai, seharusnya perusahaan lebih teliti membedakan mana lahan miliknya dan mana lahan milik warga, serta tidak semena-mena menggunakan kekerasan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Hingga kini kasus tersebut masih berjalan, sementara luka fisik dan kerugian yang dialami Rudi akibat perlakuan kasar pihak keamanan PT Ekadura belum mendapatkan kejelasan tanggung jawab.
(Tim)
Recent Articles
•
Penuh Keakraban dan Kekeluargaan, Polres Rohul dan DPC SPRI Berbagi Bansos di Desa Suka Maju, Semarak Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78
•
Rutin Dipantau, Pengawas KPTAM Pastikan Lahan Ulayat 2.050 Ha di Huta Pardomuan Kondusif
•
Empat Kali Jambret di Rambah, RGS Akhirnya Tak Berkutik di Tangan Resmob Polres Rohul
•
2.050 Hektare Dipersoalkan, KPTAM Tantang PT SRL Buka Legalitas: Jangan Kuasai Tanah Adat Tanpa Dasar!
•
Koperasi Tani Aman Makmur Dorong Pengembalian Fungsi Tanah Adat untuk Ketahanan Pangan
•
300 Hektare Jadi Taruhan Koperasi Tani Aman Makmur, 250 KK Siap Garap Lahan untuk Ketahanan Pangan
•
Sudah Ditabalkan 2021, Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
•
Dandim 0321/Rohil dampingi Pangdam XIX/TT Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Rohil, Dorong Peningkatan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
•
Berantas Narkotika, Polsek Kabun Tangkap Pengedar Sabu, Satu Paket Seberat 1,39 Gram Diamankan
•
Satlantas Polres Rohul Bagikan 100 Masker untuk Cegah ISPA di Tengah Kabut Asap
Popular Articles
•
Polsek Ujungbatu Hadirkan Kepedulian Lewat Program JALUR, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan di Pinggiran Sungai Rokan
•
*Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Baktikes Donor Darah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80*
•
Sabuk Kamtibmas, Polsek Kunto Bangun Kolaborasi dengan Warga
•
Polres Rohul Bersama Baznas Rohul Bedah Rumah Warga dan Salurkan Bansos di Rambah Hilir
•
Kapolsek Rambah Samo Panen Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden